Pajak mobil adalah pajak yang harus dikeluarkan oleh pemilik mobil atas kepemilikannya terhadap sebuah mobil. Pajak ini dibayarkan kepada negara, sebagai otoritas yang menghimpun pendapatan negara atas kepemilikan benda yang menggunakan fasilitas umum. Mobil dikenai pajak karena menggunakan fasilitas seperti jalan.

 

Harga pajak mobil beragam, sesuai dengan harga dan kelasnya. Semakin mahal harga sebuah mobil, maka pajak yang harus dibayar oleh pemilik mobil akan terasa semakin mahal, apalagi jika dihitung berdasarkan persentase. Mobil mewah tentu memiliki pajak lebih besar daripada mobil murah. Besaran pajak ditiap negara berbeda-beda, tergantung kebijakan pemerintah dimasing-masing negara. Yang pasti, di semua di negara, pajak mobil berlaku.

Save

Sedan Hyundai Sonata. Hyundai Mobil Indonesia memperkenalkan produk premium atau mewahnya, yaitu sedan kupe empat pintu Sonata. Mobil baru ini adalah Sonata, sedan mewah Hyundai. Sedan ini sebenarnya sudah mulai diperkenalkan di Korea Selatan pada September 2009. Ciri khasnya, seperti model-model Hyundai sekarang, tampil dengan desain bergaya Eropa. Ini merupakan produk pertama Hyundai yang menggunakan konsep desain baru, yaitu fluidice scuplture..

Meski hanya perkenalan, fitur yang akan digunakan untuk sedan ini sudah dijelaskan, antara lain tombol engine start, komputer 3D dan paddle shifter, pedal gas tipe organ, serta warna kulit interior yang bisa dipiih sesuai keinginan pembelinya.

Sedan Sonata yang akan dipasarkan ini menggunakan mesin Theta II 2,4 liter dengan teknologi DOHC. Mesin menghasilkan tenaga 178 PS @ 6.000 rpm dan torsi 23,3 kg-m @ 4.000 rpm. Hal yang mendukung mobil digunakan untuk perjalanan jauh adalah kapasitas tangki bensin yang bisa memuat 70 liter.

Untuk memindahkan tenaga dari mesin ke roda, digunakan transmisi otomatik shifttronic 6-percepatan. Adapun warna pilihan bodi, yaitu Sleek Silver, Chrystal White, dan Black Diamond.

Berdasarkan dimensi dan mesin yang digunakan, Sonata ini bersaing dengan produk Jepang, yaitu Honda Accord, Toyota Camry, dan Nissan Teana.

Save

2 Mobil Buatan Mahasiswa Indonesia (ITB) – Cikal Nusantara dan Rakata! Yup, Tentu saja menarik melihat kreasi mahasiswa dan mahasiswi dari penguruan benggengsi Indonesia yang ikut pada Shell Eco-marathon (SEM) 2011 yang akan dijalankan pada 6-9 Juli mendatang di sirkut Sepang, Malaysia. Tak kalah menarik adalah “mimpi” peserta anak-anak muda harapan bangsa terhadap kendaraan yang dibikin dan akan dilombakan, yaitu target konsumsi bahan bakar.

 

Mungkinkah mereka bisa mencapainya? Sebagai refrensi, mari kita lihat spesifikasi kendaraan mereka gunakan, termasuk mesinnya. Untuk kali ini adalah dua tim dari Institut Teknologi Bandung (ITB),  yang menurunkan Cikal Nusantara (Urban) dan Rakata (Prototipe).
Menurut Kurniawan Surya Suminar, tim yang dipimpinnya, yaitu Cikal Nusantara menggunakan mesin Honda Revo berkapasitas 110 cc.
Cikal Nusantara
Apa langkah yang dilakukan tim  agar bisa menang dengan konsumsi bahan bakar seirit mungkin atau sesuai dengan target mereka? “Kita membuat bodi yang ringan. Di samping itu, memodifikasi mesin  yang dignakan, Honda Revo 110 cc agar kerjanya makin efisien,” jelas Kurniawan Surya Suminar, manajer ini kepada KOMPAS.com
Nah, agar bodinya Cikal Nusantara ringan, sasisnya  dibuat dari alumium, sedangkan bodi dari serat karbon. Di samping itu, bodi dibuat seaerodinamis mungkin! Caranya, roda belakang ditutup (sayang masih mencuat ke luar), roda depan yang menggunakan sepeda motor, diberi dop (tutup rata), mirip dengan tutup yang digunakan Ferrarui F1 pada 2009. Kaca depan termasuk landai.
Dimensinya: panjang 250 cm, tinggi 110 cm, lebar 128 cm, jarak antar-sumbu roda dan trek 100 cm. Beratnya tanpa pengemudi 15- kg. Mobil menggunakan roda dengan diameter 16 inci.
Sistem pasokan bahan bakar masih mengandalkan karburator. Hal ini dilakukan, karena tidak boleh menggunakan pompa bensin listrik. Hal inilah yang menyebabkan mereka kesulitan untuk menerapkan sistem injeksi bensin. Untuk mengalirkan bahan bakar ke karburator, memanfaatkan gravitasi, tangkai berada di atas  karburator.
Untuk memindahkan tenaga mesin ke roda digunakan transmisi, semi otomatik (masih menggunakan transmisi bebek Honda Revo). Target yang ingin dicapai, 100 km/liter. Tahun lalu,  di SEM Asia 2010, tim ini  hanya bisa memperoleh 33 kpl (km per liter).
Rakata
Bentuknya mirip sosis dan merupakan kendaraan roda tiga. Dua roda terbuka, sedangkan yang satu di belakang tertutup bodi. Pengemudi harus tidur di dalamnya.
Dalam rilis, dinyatakan bobot Rakata 60 kg tanpa pengendara, monokok penuh dengan bodi dari serat karbon. Dimensi: panjang 280 cm, tinggi 56 cm, lebar 77 cm, jarak antar-sumbu roda 104 cm dan trek 92 cm. Diameter ban yang digunakan 17 inci.
Rakata  menggunakan bahan bakar etanol 100 persen (E100) dengan mesin berkapasitas 125 cc. Target konsumsi bahan bakar 600 kpl. Sebagai refrensi, tahun lalu tim ini hanya memperoleh hanya bisa mencapai 133 kpl.

Save

  • 1
  • 2